Tips Presentasi Berdasarkan Tipe STIFIn

Kemampuan presentasi adalah salah satu skill penting dalam dunia kerja, pendidikan, hingga bisnis. Namun, setiap orang memiliki gaya presentasi yang berbeda. Dengan menggunakan konsep STIFIn, kita dapat memahami cara terbaik mempersiapkan dan menyampaikan presentasi sesuai mesin kecerdasan masing-masing.

Artikel ini membahas tips presentasi untuk setiap tipe STIFIn agar Anda bisa tampil lebih percaya diri, natural, dan efektif.


Apa Itu STIFIn?

STIFIn adalah metode pemetaan kecerdasan yang membagi manusia dalam lima jenis mesin kecerdasan utama:

  • Sensing (S)
  • Thinking (T)
  • Intuiting (I)
  • Feeling (F)
  • Insting (In)

Setiap mesin kecerdasan memiliki cara unik dalam mengolah informasi serta berkomunikasi. Karena itu, gaya presentasi yang efektif juga harus disesuaikan dengan tipe tersebut.


Tips Presentasi Berdasarkan Tipe STIFIn

1. Sensing (S)

Ciri utama: detail, praktis, konkret

Tips presentasi untuk tipe S:

  • Gunakan data yang jelas dan contoh nyata.
  • Siapkan slide sederhana namun rapi.
  • Latihan berulang untuk menguasai materi.
  • Fokus pada langkah, cara kerja, dan apa yang harus dilakukan.

Kekuatan: presentasi jelas, terstruktur, mudah dipahami.


2. Thinking (T)

Ciri utama: logis, kritis, fokus hasil

Tips presentasi untuk tipe T:

  • Tampilkan grafik, statistik, dan analisis.
  • Mulai presentasi dengan tujuan dan kesimpulan utama.
  • Hindari cerita panjang yang tidak relevan.
  • Siapkan jawaban untuk pertanyaan sulit.

Kekuatan: presentasi kuat, berbasis data, meyakinkan.


3. Intuiting (I)

Ciri utama: kreatif, visioner, penuh ide

Tips presentasi untuk tipe I:

  • Gunakan visual kreatif, sketsa, atau mind map.
  • Mulai dengan gambaran besar atau ide masa depan.
  • Manfaatkan metafora atau analogi.
  • Jaga alur agar tidak terlalu melebar.

Kekuatan: presentasi inspiratif, penuh imajinasi.


4. Feeling (F)

Ciri utama: emosional, hangat, humanis

Tips presentasi untuk tipe F:

  • Ceritakan kisah nyata yang menyentuh.
  • Gunakan bahasa tubuh yang ramah dan ekspresif.
  • Bangun interaksi dengan audiens.
  • Tekankan manfaat dan dampak manusiawi dari materi.

Kekuatan: presentasi menyentuh, mudah diingat, membangun koneksi.


5. Insting (In)

Ciri utama: spontan, cepat tanggap, fleksibel

Tips presentasi untuk tipe In:

  • Gunakan poin inti tanpa terlalu banyak detail.
  • Siapkan garis besar saja—biarkan improvisasi alami mengalir.
  • Tanggapi audiens secara langsung dan adaptif.
  • Gunakan energi dan kepercayaan diri sebagai kekuatan.

Kekuatan: presentasi luwes, hidup, mudah menarik perhatian.


Tips Tambahan Agar Presentasi Makin Maksimal

  • Kenali audiens sebelum memulai.
  • Gunakan visual yang mendukung, bukan memenuhi slide.
  • Lakukan latihan singkat, meskipun hanya 5–10 menit.
  • Gunakan bahasa yang sesuai dengan kepribadian Anda.
  • Tutup dengan call to action atau poin utama yang kuat.

Kesimpulan

Setiap tipe STIFIn memiliki cara unik dalam menyampaikan presentasi. Dengan memahami mesin kecerdasan Anda, proses persiapan menjadi lebih mudah dan gaya presentasi terasa lebih natural. Baik Anda tipe S, T, I, F, maupun In, kekuatan Anda bisa bersinar jika menggunakan strategi yang tepat.

Presentasi tidak harus membebani—cukup tampil sesuai diri Anda.